Rabu, 02 April 2014

Konflik Motivasi

1. Approach - approach conflict
     Ini adalah situasi dimana konflik berada dalam dua alternatif yang diinginkan, seperti bagaimana konsumen harus memutuskan bagaimana mengalokasikan pembelian antara peralatan fitnes dengan komputer. Situasi seperti ini dapat mengarahkan pada situasi tanpa keputusan apa pun sementara waktu, namun akhirnya konsumen akan memilih salah satu yang diinginkan sehingga bisa dikatakan konflik jenis ini tidak bertahan lama. Oleh karena solusi terjadi ketika konsumen akhirnya memilih salah satu alternatif tersebut. Berbagai macam promosi dan imbauan penjual akan memainkan peran penting dalam konflik ini.

2. Avoidance - avoidance conflict
     Situasi ini terjadi ketika konsumen berhadapan dengan pilihan antara 2 alternatif, dimana keduanya dipandang sebagai peristiwa yang bersifat negatif. Contohnya, ketika sebuah keluarga dihadapkan pada pilihan memperbaiki televisi yang rusak atau membeli yang baru dimana dua-duanya akan menghabiskan biaya. Situasi ini cenderung stabil karena konsumen berusaha memfasilitasi kedua alternatif yang diinginkan tersebut. Situasi ini akan mengarahkan konsumen untuk mencari informasi yang perlu dipertimbangkan, seperti, melihat-lihat alternatif lain ketika belanja, tetapi sering berhenti pada komitmen pembelian yang singkat.

3. Approach-avoidance conflict
    Situasi dimana konsumen berada dalam konflik antara alternatif positif dan alternatif negatif yang berada pada kategori yang sama. Situasi ini umumnya terjadi pada produk yang membawa akibat positif dan akibat negatif ketika dibeli..

4. Self concept
    Meskipun struktur motivasi konsumen menunjukan beberapa fleksibilitas sepanjang waktu, ada hal yang patut diingat dalam tema pengaturan struktur tersebut. Salah satu faktor yang mempengaruhi pengaturan ini adalah konsep diri  tiap individu, yaitu dimana konsumen memiliki kesan tersendiri  atas diri mereka, dan konsep diri ini mendesak pengaruh motivasi atas diri mereka, Contohnya, konsumen akan membeli produk yang sesuai dengan konsep diri mereka sehingga motivasi pembeli produk disesuaikan dengan konsep diri.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar